6 Cara Mengatasi Bersin pada Bayi

6 Cara Mengatasi Bersin pada Bayi

Ada banyak hal yang terjadi pada bayi, bahkan dalam hal kesehatan. Untuk orang tua baru, mereka akan panik bahkan dengan gejala kesehatan yang paling sedikit. Salah satunya adalah ketika mereka bersin bayi kecil mereka. Seperti yang Anda ketahui, salah satu tanda bersin ke seseorang yang terkena pilek atau batuk. Ketika bayi batuk, dia perlu cara untuk mengatasi batuk pada anak yang tepat. Nah, bagaimana jika si bayi benar-benar menunjukkan gejala bersin? Apakah ini berbahaya dan harus diurus secepatnya?

Menurut beberapa naturopaths, bersin bayi bukan tanda pasti bahwa Anda memiliki pilek, batuk, alergi atau infeksi lainnya. Faktanya, bersin dialami di salah satu tanda alami bayi. Bersin adalah salah satu mekanisme otomatis dalam tubuh yang digunakan untuk membersihkan saluran udara dari berbagai partikel debu atau kotoran. Bersin juga bisa menjadi tanda salah satu dari beberapa jenis sesak napas pada seorang anak yang sedang terjadi. Bersin ini juga memperkuat sistem pernapasan bayi. Namun perlu diingat bahwa bersin dengan bayi sering berlangsung lama dan keras. Juga perlu diingat seperti apa suhu tubuh bayi saat bersin. Jika suhu bayi melebihi 37,5 derajat Celcius, tidak menyusui dan sering bersin, maka Anda harus berhati-hati. Juga pertimbangkan penyebab demam pada anak-anak yang menyebabkan bersin.

Bagi Anda yang khawatir ketika bayi mengalami bersin, kiat-kiat berikut tentang cara menangani bersin pada bayi yang dapat dilakukan orang tua disajikan:

  • Atur suhu di sekitar bayi. Salah satu penyebab bersin bayi adalah suhu di sekitar bayi, yang mungkin terlalu dingin untuk bayi. Suhu dingin ini bisa membuat bayi bersin dengan mudah. Dan kemudian, jika kondisi bayi dapat semakin diperparah, bayinya, misalnya, menjadi dingin.
  • Pastikan lingkungan bayi bebas dari debu. Bayi yang bisa bersin juga bisa disebabkan oleh efek debu atau lingkungan yang kotor. Sistem pernafasan bayi masih belum sempurna dan masih dalam fase pematangan. Karena itu, akan lebih peka terhadap lingkungan, salah satunya dengan debu. Anak-anak prasekolah harus memastikan bahwa lingkungan bayi bersih dan bebas dari debu sehingga bayi tidak bisa bersin dengan mudah.
  • Jauhkan bayi dari hal-hal yang menyebabkan alergi. Beberapa penyebab alergi seperti bulu hewan peliharaan juga bisa menyebabkan bersin. Ketika hewan berkeliaran dan bayi dan bayi selalu menunjukkan reaksi dalam bentuk bersin, ini mungkin menunjukkan bahwa bayi telah dipengaruhi oleh alergi. Untuk ini, orang tua harus memastikan bahwa segala sesuatu yang berhubungan dengan bayi aman untuk bayi. Ketika alergi diulang pada anak-anak, Anda dapat menemukan cara sederhana untuk mengobati alergi pada anak-anak.
  • Beri makan bayi secara teratur. Salah satu cara untuk mengatasi bersin pada bayi adalah memberi ASI secara teratur. ASI adalah makanan terbaik untuk bayi. Menyusui membuat bayi tetap sehat. Selain itu, sistem kekebalan bayi juga meningkat karena pemberian ASI eksklusif.
  • Berikan bayi cukup istirahat. Jika bayi sering bersin, pastikan Anda memiliki istirahat yang cukup. Sebisa mungkin cobalah untuk tidur bayi dalam keadaan jenuh. Istirahat yang cukup akan memulihkan kesehatan bayi.
  • Terapkan Telonöl. Cara lain untuk mengatasi bersin pada bayi adalah menggunakan tirai minyak di seluruh tubuh bayi. Dengan cara ini, Anda juga bisa mandi dulu dengan air hangat. Ada banyak manfaat memiliki mandi air panas untuk bayi, salah satunya mengurangi bersinnya bayi.

Ini adalah beberapa cara untuk mengatasi bersin pada bayi yang seharusnya diketahui oleh orang tua. Namun, jika Anda bersin untuk waktu yang lama dan memiliki kondisi medis lainnya, yang terbaik adalah segera memeriksakan ke dokter. Ini untuk menghindari terjadinya kondisi bayi yang lebih berat. Anda juga harus memperhatikan memilih dokter anak yang tepat. Gunakan saran untuk memilih dokter anak yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *