Bahaya Cream Kiloan, Cream Perawatan Wajah

Bahaya Cream Kiloan, Cream Perawatan Wajah

Dewasa ini maraknya iklan kecantikan yang menampilkan ikon model cantik berlomba-lomba untuk menarik banyak konsumennya. Mereka menggeneralisasikan masyarakat melalui iklannya, bahwa cantik ialah memiliki wajah yang putih, cerah dan tidak berjerawat. Namun yang perlu anda ketahui, kecantikan bukan hanya perkara memiliki wajah dan kulit yang putih saja, mereka melalui ikon model iklan kecantikannya menampilkan artis-artis rupawan dan putih untuk meyakinkan masyarakat agar memiliki kulit putih yang sama dengan sang ikon yakni wanita cantik.

Tidak sedikit diantara mereka ingin mendapatkan kulit putih tanpa berfikir dua kali, mereka ingin dengan instan mendapatkan kulit putih tanpa melalui prosedur atau tanpa berkonsultasi kepada ahlinya. Sehingga banyak pula orang yang tidak bertanggung jawab mengolah dan memproduksi cream wajah yang diragukan khasiatnya banyak yang menjual cream wajah dengan cara promosi yang tidak sewajarnya, putih dalam jangka waktu singkat, dan jangan sampai terkecoh dengan cream yang anda beli, ternyata banyak sekali yang menjual cream mengatasnamakan cream kecantikan resmi dari ahlinya, namun ternyata produk tersebut merupakan cream kiloan yang di racik sendiri oleh produsen. Tidak hanya itu, cream wajah seakan produk yang bebas dijual di pasaran, hingga tidak tanggung-tanggung untuk menjual cream kiloan super dan dikemas secara baik agar pelanggan tidak mengetahui bahwa cream tersebut adalah cream kiloan, yang tidak sesuai dengan BPOM bahkan tidak pernah terdaftar di BPOM.

Maka dari itu sebagai wanita yang pintar, anda harus mampu memilah dan memilih cream wajah yang baik dan tidak berbahaya. Berikut cirri-ciri cream wajah berbahaya yang perlu diketahui :

  1. Tidak terdaftar di BPOM

Cream wajah yang legal biasanya memiliki nomor BPOM yang tersedia dalam kemasan kosmetik tersebut, namun anda harus teliti banyak produsen nakal yang mencantumkan nomor BPOM palsu pada kemasan kosmetik, maka dari itu anda bisa men-cross-cek ulang pada cekbpom.pom.go.id

  1. Warna Cream Pemutih Sangat Mengkilap

Cream yang baik pada umumnya berwarna tidak mencolok, lain halnya dengan cream yang mengandung merkuri, hidrokinon dan bahan berbahaya lainnya mereka cenderung berwarna lebih terang contoh berwarna sangat kuning atau terlalu putih, itu menandakan mereka membuat cream palsu dengan menggunakan pewarna buatan berbahaya dari pewarna tekstil dan lain sebagainya.

  1. Bau yang Menyengat

Cream yang mengandung merkuri biasanya identik dengan bau logam yang sangat tajam, maka dari itu produsen nakal mengakali dengan menyemprotkan parfum yang sangat banyak pada produk cream wajah palsu, agar bau logam dari merkuri tidak tercium.

  1. Cream yang Lengket dan Tidak Merata

Cream palsu biasanya tidak tercampur dengan baik meski sudah dicampurkan dengan air sekalipun, tekstur pada cream tersebut biasanya cenderung keras dan saat di oleskan pada kulit akan terasa kasar.

  1. Merasa Perih dan Panas

Anda akan merasakan perih dan panas ketika menggunakan cream wajah palsu, dan menimbulkan bekas luka pada bagian kulit yang di oleskan, pada awalnya mungkin dalam waktu beberapa hari wajah akan lebih cepat putih, namun warna keputihan tersebut akan berubah menjadi kecoklatan seperti terbakar.

  1. Wajah Merah Saat Terkena Sinar Matahari

Dikarenakan mengandung bahan kimia yang berbahaya, cream akan dengan cepat merusak bagian epidermis kulit sehingga saat terkena sinar matahari wajah akan kemerahan.

  1. Efek dari Cream Sangat Cepat

Ketika anda menggunakan cream palsu dalam beberapa hari saja akan sangat kentara perbedaannya, cream akan dengan cepat merubah warna kulit anda menjadi lebih putih.

Dari ciri-ciri cream berbahaya di atas, anda harus lebih bijak dalam memilah dan memilih cream wajah yang aman dan baik untuk kesehatan anda, jangan sampai anda memakai cream kiloan yang dapat merusak wajah anda. Pakailah cream kiloan BPOM agar lebih aman untuk anda gunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *