Pelayanan Homestay Management Yogyakarta

Pada umumnya metode yang diterapkan manajemen pengelola homestay yaitu metode Usaha Kecil Menengah (UKM) atau koperasi. Hal ini perlu diperbaiki kedepannya karena pesaingnya adalah pesaing global yang sudah mengalami peningkatan dengan menggunakan metode korporasi dalam berbisnis.

Para manajemen pengelola homestay diharapkan mengelola secara besar-besaran atau korporasi untuk penginapan yang ada di kota wisata Indonesia. Tujuannya karena pengelolaan yang kecil-kecilan malah akan menjadi kendala untuk mengembangkan potensi wisata yang dapat menekan perekonomian masyarakat khususnya yang berada di kawasan kota wisata.

Kebersihan Fasilitas Homestay Management Yogyakarta

Para pengelola homestay ditiap kota wisata yang ada di Indonesia salah satunya pengelola homestay di Yogyakarta harus bisa menjaga nama baik kota wisata. Dengan dukungan dari masyarakat sekitar tentunya mereka harus bisa memajukan kota wisata supaya menjadi unggulan.

Salah satu cara yang bisa dilakukan pengelola homestay di Yogyakarta misalkan salah satunya adalah menjaga kebersihan dan kesehatan fasilitas yang tersedia di akomodasi homestay. Jangan sampai ada keluhan tentang kebersihan dari para penyewa penginapan.

Peningkatan Pelayanan Pengelola Homestay Yogyakarta

Kalau dahulunya mungkin para pengelola homestay Yogyakarta menggunakan sistem biasa saja dalam hal pemasaran dan pemesanan homestay, misalkan pemesanan homestay yang dilakukan secara langsung dengan bertatap muka.

Untuk sekarang para pengelola homestay Yogyakarta bisa menggunakan sistem dalam jaringan atau dalam bahasa Inggris disebut online. Jadi para pengelola homestay tidak bergantung pada pemesanan secara langsung lagi.

Dengan cara seperti itu memudahkan pelanggan jasa untuk memesan penginapan yang bisa dilakukan jauh-jauh hari dan melihat apakah masih ada penginapan yang kosong atau tidak. Bahkan sebelum pemesanan pun orang bisa tahu terlebih dahulu bagaimana informasi mengenai homestay tersebut.

Orang akan tahu dimana lokasi penginapannya apakah strategis atau tidak, bagaimana bangunannya, fasilitas apa saja yang disediakan apakah akan membuat nyaman atau tidak, daftar harga yang disediakan apakah terjangkau atau tidak, dan lainnya lagi.

Pemahaman Lebih Dari Pengelola Homestay Yogyakarta

Hampir 70%  kebanyakan pengunjung terdiri dari para generasi muda. Apalagi generasi muda yang suka dengan travelling. Tidak sedikit generasi muda yang hobinya travelling. Bahkan seiring bergulirnya waktu dan semakin canggihnya teknologi yang pertama menggunakan adalah generasi muda.

Maka dari itu sebagai manajemen pengelola homestay harus lebih tahu dan lebih memahami keinginan para pengunjung. Termasuk keinginan pengunjung yang tidak mau ribet dengan pemesanan penginapan.

 

Homestay yang ada di Yogyakarta harus dipasarkan secara online agar mendapat perhatian dan disewa oleh pengunjung. Hal tersebut juga diharapkan untuk dapat mendatangkan banyak wisatawan berlibur ke Yogyakarta baik dari kalangan domestik maupun asing.

Melihat hal tersebut akan adanya tekanan kepada manajemen pengelola homestay Yogyakarta untuk mempersiapkan seluruh elemen desa wisata ataupun kota wisata dalam mengakomodir jumlah angka wisatawan yang akan datang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *